//
you're reading...
Denting Cinta, Episode

Pelajaran Dari Si Gadis Mungil

“Assalamu’alaykum, siapa namanya?” tanyaku pada seorang gadis kecil mungil dan lucu. Diam, dia tidak menjawab pertanyaanku. Namun, tiba-tiba tangan mungilnya mengulur kearahku, menyambutku, dan mengajakku bersalaman. Cup, punggung tanganku menempel di bibir mungilnya. Lalu dia pun tersenyum manis sekali. Berlari masuk ke dalam rumah tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Aku hanya melongo, menatap dan menbiarkannya pergi.

“Silahkan diminum”, tiba-tiba si Gadis mungil telah berdiri di hadapanku sambil membawa sebuah Aqua gelas di tangan mungilnya.

“Terima kasih” jawabku cepat sambil menerima minuman dari tangannya. “Siapa namanya” sambungku lagi. Dan lagi-lagi si Gadis mungil hanya tersenyum, lalu pergi. Aih, aku semakin penasaran dibuatnya.

Si Gadis mungil, dia belum sekolah, usianya belum genap lima tahun, ibunya pergi ke Arab bekerja sebagai TKI. Sejak bayi si Gadis mungil dirawat keluarga uwak, sehingga yang dia tahu, keluarga uwaklah keluarganyanya. Selama kurang lebih satu jam aku berada di rumah uwak dan berkali-kali kutanyakan siapa namanya, si Gadis mungil selalu hanya tersenyum dengan matanya yang membulat lucu sekali. Meski aku belum berhasil membuat si Gadis mungil mengakui siapa namanya. Tapi dia sangat ramah sekali, mengajak kami bermain, melayani kami dengan cekatan. Dan berkali-kali aku telah berhasil dibuatnya terbengong-bengong dengan keprigelannya.

Usai shalat dzuhur kulihat si Gadis mungil menonton TV, kami pun mendekatinya.

“Silahkan bila mau menonton” ucap si Gadis kecil sambil menyodorkan remote TV ke arah Ibu. Tetap dengan senyumnya yang manis sekali. Aku dan Ibu pun saling bertatapan. Kufikir apa yang ibu fikirkan pun sama dengan fikiranku. Serasa bertemu gadis desa yang ramah, sopan, rapi tapi pemalu. Subhanallah.. Pelajaran yang sangat berharga bagiku yang masih lebih suka “bersembunyi”..

^Ayatifa^ Bogor, 21 April 2012

Iklan

About Ayatifa

Muslimah yang di besarkan di sebuah dusun yang bernama Kuamang Kuning di pedalaman Jambi, aktivitas sehari-harinya lebih banyak 'bersembunyi'. Hijrah ke Bogor untuk memenuhi hasrat petualangan intelektualnya. Menyukai dunia politik khususnya yang berkaitan dengan perempuan, keluarga dan generasi. Lahir di Sragen, 20 Juni lebih dari seperempat abad lalu. ^_^ Saat ini sedang belajar menulis untuk mengekspresikan diri. Memperoleh pengalaman yang sangat berharga saat numpang tinggal bersama Dara Apipb di Asrama Putri Bogor hingga menghantarkannya kepada tiga pertanyaan mendasar, "Dari mana kita berasal? Untuk apa kita hidup di dunia? Dan hendak kemana kita setelah kematian? Terkesan dengan sebuah bait, "Islam akan bangkit dengan atau tanpa kita. Lalu, apakah kita termasuk ke dalam orang-orang yang diam saja atau ke dalam barisan orang-orang yang memperjuangkannya?? Padahal, Islam akan tetap bangkit dengan atau tanpa kita." Belajar melawan, melalui perang pemikiran. Allahu Akbar!!!

Diskusi

6 thoughts on “Pelajaran Dari Si Gadis Mungil

  1. yaaa Rabb, sampaikan sapaan-MU karena inta-MU kepadaku melalui wujud seorang saudaraku yg aku kenaaal…..hiks,

    Posted by Irma binti Sainullah | 22 April 2012, 11:43 am
  2. Assalamualaykum.. dek Ima kah? hapus airmatamu, dek.. Mari kita bersama berlari mengejar cinta Ilahi… aamiin.. 🙂

    Posted by Ayatifa | 22 April 2012, 12:17 pm
  3. Wa’alaykumslm warahmatullah kk Fa… iy kk, dr kutacane. yaaa Rabb… aamiin… huh, smangat!

    Posted by Irma binti Sainullah | 22 April 2012, 9:07 pm
  4. oiy kk… foto atw gambar dr komentar ima d blog kakak kok aneh yaaa, wihhh kk, sgen ima. mang udah dr sono sono y kk.

    Posted by Irma binti Sainullah | 22 April 2012, 9:08 pm
    • iya, itu gambar sudah otomatis. kakak juga ndak tahu bagaimana bisa muncul begitu.. tapi kak hayah bisa komen pake akun fb dan muncul photo yg di profil fb, tp kakak belum tahu caranya juga…
      chaiyo semangat menulis…. 🙂

      Posted by Ayatifa | 23 April 2012, 7:24 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Assalamu’alaykum…

Demi Masa

Kini

Statistik Blog

  • 9,150 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: