//
you're reading...
Denting Cinta, Puisi

Cintakah Itu?

Cintakah Itu?

mendung menggelayut di langit kota

kujang menjulang diam menantang

muka-muka tertunduk, lunglai

“aku umat akhir zaman yang mencintaimu, wahai Rasul!” ujarku lantang

“aih, benarkah masih ada cinta di hatimu?” tiba-tiba

seseorang berujar dari bilik raga

“hai, tahu apa kau tentang cinta?” hardikku

“hahaha, mana mungkin kau berujar cinta, padahal kau tahu kekasihmu dinista!

akui saja cintamu palsu, sepalsu tingkah polahmu!”

aku terdiam, lalu kucengkeram ia erat, kurenggut,

kulumat laksana asap

“hiks, aku umat akhir zaman, yang mengaku cinta tapi melupainya,

yang mengaku rindu tapi tak pernah menemuinya. pantaskas aku mencinta?”

waktu pun berlalu, kian mengelam

 

seusai aksi di tugu kujang, 16092012

Iklan

About Ayatifa

Muslimah yang di besarkan di sebuah dusun yang bernama Kuamang Kuning di pedalaman Jambi, aktivitas sehari-harinya lebih banyak 'bersembunyi'. Hijrah ke Bogor untuk memenuhi hasrat petualangan intelektualnya. Menyukai dunia politik khususnya yang berkaitan dengan perempuan, keluarga dan generasi. Lahir di Sragen, 20 Juni lebih dari seperempat abad lalu. ^_^ Saat ini sedang belajar menulis untuk mengekspresikan diri. Memperoleh pengalaman yang sangat berharga saat numpang tinggal bersama Dara Apipb di Asrama Putri Bogor hingga menghantarkannya kepada tiga pertanyaan mendasar, "Dari mana kita berasal? Untuk apa kita hidup di dunia? Dan hendak kemana kita setelah kematian? Terkesan dengan sebuah bait, "Islam akan bangkit dengan atau tanpa kita. Lalu, apakah kita termasuk ke dalam orang-orang yang diam saja atau ke dalam barisan orang-orang yang memperjuangkannya?? Padahal, Islam akan tetap bangkit dengan atau tanpa kita." Belajar melawan, melalui perang pemikiran. Allahu Akbar!!!

Diskusi

2 thoughts on “Cintakah Itu?

  1. Hati memang terluka kala cinta dinista. Namun selayaknya perlu juga mengintropeksi wujud cinta yang akan kita dalam bentuk apa..???

    ***Kalimat terakhir dalam biodatanya sangat menggugah sekali.
    Salam..

    Posted by SanG BaYAnG | 19 September 2012, 3:17 am
    • terimakasih kunjungannya..
      iya, cinta harus dilandasi keimanan kepada Sang Pemilik Cinta..
      Coretan di atas muncul seusai aksi terhadap penghina Nabi.. Benarkah kita (saya) telah mencintainya..
      salam..

      Posted by Ayatifa | 20 September 2012, 7:40 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Assalamu’alaykum…

Demi Masa

Kini

Statistik Blog

  • 9,150 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: